
Daftar isi
Virus dan malware jarang datang dengan pengumuman. Sering kali gejalanya mirip laptop yang sekadar lemot, sehingga dibiarkan sampai kerusakannya meluas. Padahal semakin cepat dikenali, semakin kecil risiko data hilang atau bocor
Berikut ciri-ciri yang perlu diwaspadai dan langkah pertama yang sebaiknya dilakukan
Ciri-ciri laptop terkena virus
- Tiba-tiba sangat lambat, padahal sebelumnya normal dan tidak ada aplikasi baru yang berat
- Iklan atau pop-up muncul terus, bahkan saat browser tidak dibuka
- Halaman awal browser berubah atau muncul ekstensi yang tidak pernah Anda pasang
- Kipas berbunyi kencang saat laptop diam, tanda ada program yang diam-diam memakai prosesor
- Antivirus mati sendiri dan tidak bisa diaktifkan kembali
- File tidak bisa dibuka atau ekstensinya berubah, disertai catatan berisi permintaan tebusan
- Folder di flashdisk berubah menjadi shortcut, sementara file aslinya tersembunyi
- Akun mengirim pesan atau email tanpa sepengetahuan Anda
Satu ciri belum tentu berarti virus, tetapi beberapa ciri sekaligus patut dicurigai. Jika gejalanya hanya lambat, coba juga langkah di artikel cara mengatasi laptop lemot
Langkah pertama yang harus dilakukan
- Putuskan laptop dari internet dan jaringan kantor, baik Wi-Fi maupun kabel, agar malware tidak menyebar atau mengirim data keluar
- Jangan mengetik password penting di laptop itu sampai dipastikan bersih
- Lepaskan flashdisk dan hard disk eksternal agar tidak ikut terinfeksi
- Laporkan ke tim IT bila ini laptop kantor. Jangan menunggu sampai keesokan harinya
- Catat gejala yang terlihat, termasuk pesan atau catatan aneh yang muncul, karena berguna saat penanganan
Membersihkan laptop dari virus
Jika laptop milik pribadi atau tim IT meminta Anda menanganinya sendiri, langkah umumnya sebagai berikut:
- Buka Windows Security, pilih Virus & threat protection, lalu jalankan pemindaian penuh (Full scan)
- Jika malware sulit dihapus, gunakan pilihan Microsoft Defender Offline scan yang memindai sebelum Windows berjalan sepenuhnya
- Hapus program yang tidak dikenal lewat Settings, lalu Apps
- Atur ulang browser dan hapus ekstensi yang mencurigakan
- Perbarui Windows dan semua aplikasi
- Setelah bersih, ganti password akun penting dari perangkat lain yang aman, lalu aktifkan verifikasi dua langkah
Untuk virus shortcut di flashdisk, pindai flashdisk dengan antivirus, lalu tampilkan file tersembunyi untuk mengambil kembali data aslinya. Jangan membuka shortcut yang muncul, karena itulah yang menjalankan virusnya
Jika yang menyerang adalah ransomware
Ransomware mengunci file dengan enkripsi lalu meminta tebusan. Jangan panik dan jangan buru-buru membayar, karena membayar tidak menjamin file kembali. Isolasi laptop, laporkan ke tim IT, lalu pulihkan file dari backup. Di sinilah backup yang tersimpan terpisah menjadi penyelamat, seperti dijelaskan di artikel aturan backup 3-2-1
Penjelasan lebih lengkap tentang cara kerja ransomware dan cara mencegahnya ada di artikel apa itu ransomware
Cara mencegah agar tidak terulang
- Jangan memasang software bajakan atau crack, karena sering disisipi malware
- Pasang aplikasi hanya dari sumber resmi
- Aktifkan pembaruan otomatis Windows dan antivirus
- Waspadai lampiran dan tautan yang tidak terduga, seperti dibahas di artikel cara mengenali email phishing
- Pindai flashdisk sebelum membuka isinya
Di kantor dengan banyak perangkat, pencegahan sebaiknya tidak bergantung pada kewaspadaan masing-masing pegawai. Pembaruan terjadwal, pemantauan perangkat, dan backup rutin bisa dikelola lewat layanan pemeliharaan dan managed services



