
Daftar isi
Password masih menjadi kunci utama hampir semua akun kerja, dari email kantor sampai aplikasi internal. Sayangnya, banyak orang memakai password yang mudah ditebak atau memakai password yang sama di banyak tempat. Ketika satu layanan bocor, akun lain ikut terancam
Kabar baiknya, melindungi akun tidak sesulit yang dibayangkan. Dua kebiasaan sudah memberi perbedaan besar: password yang kuat dan verifikasi dua langkah
Mengapa password lemah berbahaya
Password yang pendek atau umum, seperti nama, tanggal lahir, atau deretan angka, bisa ditebak dengan cepat oleh program otomatis. Bahayanya bertambah bila password yang sama dipakai di banyak akun. Penjahat siber biasa mencoba pasangan email dan password yang bocor dari satu layanan ke layanan lain. Teknik ini dikenal sebagai credential stuffing
Ciri password yang kuat
- Panjang lebih penting daripada rumit: usahakan minimal 12 karakter, lebih panjang lebih baik
- Gunakan frasa sandi: gabungan beberapa kata acak yang mudah Anda ingat, misalnya
kopi-hujan-sepeda-jendela - Unik untuk setiap akun: terutama untuk email, karena email dipakai untuk mengatur ulang password akun lain
- Hindari informasi pribadi: nama, tanggal lahir, nomor telepon, atau nama kantor mudah ditebak
- Jangan disimpan sembarangan: bukan di catatan tempel di monitor atau di file bernama “password”
Gunakan pengelola password
Mengingat puluhan password unik memang mustahil. Di sinilah pengelola password (password manager) membantu. Aplikasi ini menyimpan semua password dalam brankas terenkripsi, membuatkan password acak yang kuat, dan mengisinya otomatis saat login. Anda cukup mengingat satu password utama yang benar-benar kuat
Banyak browser dan sistem operasi kini sudah memiliki pengelola password bawaan. Untuk organisasi, pilih pengelola password yang mendukung pengaturan terpusat dan berbagi akses secara aman antaranggota tim
Aktifkan verifikasi dua langkah
Verifikasi dua langkah (two-factor authentication atau 2FA) menambahkan satu pemeriksaan lagi setelah password. Jadi, meskipun password bocor, akun tetap tidak bisa dibuka tanpa faktor kedua. Pilihannya, dari yang paling dasar sampai paling aman:
- Kode lewat SMS: lebih baik daripada tidak sama sekali, tetapi rentan terhadap penipuan dan pengambilalihan nomor
- Aplikasi autentikator: menghasilkan kode yang berganti setiap beberapa detik langsung di ponsel Anda
- Kunci keamanan atau passkey: perangkat fisik atau kunci digital yang terikat ke perangkat Anda dan tahan terhadap situs palsu
Aktifkan verifikasi dua langkah setidaknya untuk email, penyimpanan cloud, perbankan, dan akun yang memiliki akses ke sistem kantor
Simpan kode pemulihan
Saat mengaktifkan verifikasi dua langkah, layanan biasanya memberikan kode pemulihan. Simpan kode ini di tempat yang aman, misalnya di pengelola password atau dicetak dan disimpan di lemari terkunci. Tanpa kode ini, Anda bisa terkunci dari akun sendiri bila ponsel hilang
Jangan pernah membagikan kode OTP
Kode OTP adalah kunci terakhir akun Anda. Pihak resmi, termasuk tim IT kantor dan bank, tidak akan pernah memintanya. Bila ada yang meminta kode OTP lewat telepon, pesan, atau email, hampir pasti itu penipuan. Pelajari ciri-cirinya di artikel cara mengenali email phishing
Untuk organisasi
Keamanan akun juga perlu diatur di tingkat organisasi, bukan hanya diserahkan kepada masing-masing pegawai:
- Wajibkan verifikasi dua langkah untuk email dan akses jarak jauh
- Tetapkan kebijakan password yang mengutamakan panjang, bukan pergantian paksa yang terlalu sering
- Nonaktifkan akun segera ketika pegawai pindah atau berhenti
- Batasi hak akses sesuai kebutuhan pekerjaan
- Pertimbangkan login terpusat bila organisasi memakai banyak aplikasi internal
Login terpusat membuat pegawai cukup memakai satu akun yang terlindungi dengan baik untuk banyak aplikasi, sekaligus memudahkan tim IT mencabut akses. Menyatukan login beberapa aplikasi merupakan bagian dari pekerjaan integrasi sistem, sedangkan pengelolaan akun dan pembaruan keamanan rutin bisa ditangani lewat pemeliharaan dan managed services
Kesimpulan
Password yang panjang dan unik, pengelola password, serta verifikasi dua langkah adalah tiga langkah sederhana dengan dampak besar. Mulailah dari akun email Anda hari ini, lalu lanjutkan ke akun penting lainnya



