
Daftar isi
- 01Hal pertama: berhenti menyimpan data baru
- 021. Tekan Ctrl + Z
- 032. Periksa Recycle Bin
- 043. Gunakan versi sebelumnya (Previous Versions)
- 054. Periksa folder sampah di penyimpanan cloud
- 065. Kembalikan file Word yang belum tersimpan
- 076. Pertimbangkan aplikasi pemulihan data
- 08Cara terbaik: jangan bergantung pada keberuntungan
- 09Untuk data kantor
File penting terhapus tanpa sengaja adalah kejadian yang hampir semua orang pernah alami. Kabar baiknya, file yang terhapus sering kali belum benar-benar hilang. Kuncinya adalah bertindak cepat dan tidak melakukan hal yang justru menimpa data tersebut
Berikut langkah yang bisa dicoba, diurutkan dari yang paling mudah
Hal pertama: berhenti menyimpan data baru
Saat file dihapus permanen, ruang yang dipakainya ditandai kosong dan bisa ditimpa data baru kapan saja. Karena itu, segera hentikan aktivitas yang menulis data ke drive yang sama, misalnya mengunduh file, memasang aplikasi, atau menyalin dokumen besar
1. Tekan Ctrl + Z
Jika file baru saja terhapus di File Explorer, tekan Ctrl + Z sebelum melakukan hal lain. Perintah ini membatalkan penghapusan terakhir dan mengembalikan file ke tempat semula
2. Periksa Recycle Bin
File yang dihapus dengan tombol Delete biasa masuk ke Recycle Bin. Buka Recycle Bin, cari file berdasarkan nama atau tanggal dihapus, klik kanan, lalu pilih Restore
File yang dihapus dengan Shift + Delete, atau yang dihapus dari flashdisk dan kartu memori, biasanya tidak masuk ke Recycle Bin
3. Gunakan versi sebelumnya (Previous Versions)
Jika fitur File History atau titik pemulihan sistem aktif, Windows mungkin menyimpan salinan lama. Klik kanan folder tempat file berada, pilih Properties, lalu buka tab Previous Versions. Pilih versi dengan tanggal sebelum file terhapus, lalu pulihkan
4. Periksa folder sampah di penyimpanan cloud
Jika folder Anda tersinkron ke layanan penyimpanan cloud, file yang terhapus di laptop biasanya juga masuk ke folder sampah di layanan tersebut. Buka layanan cloud lewat browser, lalu periksa folder sampahnya. Banyak layanan juga menyimpan riwayat versi file
5. Kembalikan file Word yang belum tersimpan
Jika aplikasi Word tertutup sebelum dokumen disimpan, buka Word, pilih File, lalu Info, kemudian Manage Document dan Recover Unsaved Documents. Word sering menyimpan salinan otomatis yang bisa dibuka dari sana
6. Pertimbangkan aplikasi pemulihan data
Jika semua langkah di atas gagal, aplikasi pemulihan data mungkin masih bisa menemukan file. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Pasang aplikasi pemulihan di drive lain, bukan di drive tempat file terhapus
- Simpan hasil pemulihan ke drive lain, misalnya flashdisk atau hard disk eksternal
- Peluangnya lebih besar pada hard disk (HDD) daripada SSD. Banyak SSD menjalankan fitur TRIM yang segera membersihkan ruang bekas file, sehingga file sering tidak bisa dipulihkan
- Untuk data yang sangat penting atau drive yang rusak fisik, serahkan ke teknisi pemulihan data dan jangan mencoba berulang kali sendiri
Cara terbaik: jangan bergantung pada keberuntungan
Semua langkah di atas bersifat untung-untungan. Cara paling pasti agar file selalu bisa dikembalikan adalah memiliki backup yang rutin dan teruji. Aktifkan File History di Windows untuk laptop pribadi, dan terapkan aturan backup 3-2-1 untuk data kantor
Ingat juga bahwa sinkronisasi cloud bukan pengganti backup. Jika file terhapus atau rusak, perubahan itu bisa ikut tersinkron ke semua perangkat
Untuk data kantor
Di kantor, kehilangan file bisa menghentikan pekerjaan banyak orang. Backup terjadwal, uji pemulihan berkala, dan rencana pemulihan bencana untuk server termasuk dalam layanan data center dan infrastruktur IT serta pemeliharaan dan managed services kami



