
Daftar isi
UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah penyelamat ketika listrik padam tiba-tiba. Perangkat ini memberi daya cadangan sementara agar komputer dan server tidak mati mendadak, sehingga pekerjaan sempat disimpan dan perangkat bisa dimatikan dengan aman
Masalahnya, UPS sering dilupakan sampai suatu hari berbunyi terus atau ternyata tidak kuat menahan daya saat dibutuhkan. Artikel ini membahas arti bunyi UPS dan cara merawatnya
Arti bunyi peringatan pada UPS
Pola bunyi bisa berbeda di setiap merek, jadi selalu cocokkan dengan buku panduan perangkat Anda. Secara umum, artinya seperti berikut:
- Bunyi putus-putus berkala: UPS sedang memakai daya baterai karena listrik padam atau tidak stabil. Simpan pekerjaan dan bersiap mematikan perangkat
- Bunyi makin cepat: baterai hampir habis. Segera matikan komputer dengan benar
- Bunyi panjang terus-menerus: biasanya menandakan beban berlebih (overload) atau gangguan pada UPS. Kurangi perangkat yang tersambung
- Bunyi sesekali saat listrik normal: bisa menjadi tanda baterai perlu diperiksa atau diganti
Berapa lama UPS bisa bertahan?
Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua UPS. Daya tahannya bergantung pada:
- Kapasitas UPS, yang biasanya tertulis dalam VA dan watt
- Besar beban yang tersambung, karena semakin banyak perangkat semakin cepat baterai habis
- Usia dan kondisi baterai
- Suhu ruangan, karena suhu tinggi mempercepat penurunan kualitas baterai
UPS kecil untuk komputer kantor umumnya dirancang untuk memberi waktu beberapa menit, cukup untuk menyimpan pekerjaan dan mematikan perangkat. Untuk server yang harus tetap menyala lebih lama, dibutuhkan UPS berkapasitas lebih besar, baterai tambahan, atau genset
Cara merawat UPS agar awet
- Jangan melebihi kapasitas: jumlahkan kebutuhan daya perangkat dan sisakan ruang cadangan
- Jangan sambungkan perangkat berdaya besar seperti printer laser, pemanas, atau dispenser ke UPS komputer
- Letakkan di tempat sejuk dan berventilasi, jauh dari sinar matahari langsung dan debu
- Lakukan uji berkala: banyak UPS punya fitur self-test, atau uji dengan mencabut sumber listrik sebentar saat beban ringan
- Biarkan baterai terisi penuh dan jangan sering membiarkannya habis total
- Ganti baterai secara berkala, umumnya setelah beberapa tahun pemakaian tergantung suhu dan frekuensi pemakaian, sesuai rekomendasi pabrikan
- Aktifkan software shutdown otomatis agar server dimatikan dengan aman ketika baterai menipis
Jenis UPS untuk kebutuhan berbeda
- Offline atau standby: sederhana dan terjangkau, cocok untuk komputer kerja
- Line-interactive: mampu menstabilkan tegangan yang naik turun, cocok untuk kantor dengan listrik yang kurang stabil
- Online atau double conversion: perangkat selalu mendapat daya bersih dari UPS, cocok untuk server dan perangkat kritikal
UPS untuk server dan ruang server
Untuk server, UPS bukan sekadar aksesori. Kapasitas, jenis UPS, jalur listrik khusus, grounding, dan genset perlu direncanakan bersama, seperti dibahas di artikel hal yang perlu direncanakan sebelum membangun ruang server. Pastikan juga suhu ruangannya terjaga, karena panas memperpendek umur baterai. Panduannya ada di artikel suhu ideal ruang server
Perencanaan UPS dan kelistrikan IT termasuk dalam layanan data center dan infrastruktur IT. Pemeriksaan berkala UPS dan baterai bisa dijadwalkan lewat layanan pemeliharaan dan managed services



