Logo Radhika

// panduan

Hal yang perlu direncanakan sebelum membangun ruang server

Panduan perencanaan ruang server untuk kantor dan instansi, mulai dari lokasi, kelistrikan, pendingin, rak dan kabel, keamanan fisik, pemadam api, hingga pemantauan

Tim Radhika3 menit baca
Deretan rak server di dalam ruang server yang terang
Foto ilustrasi: rawpixel (CC0)
Daftar isi
  1. 01Mulai dari kebutuhan, bukan dari perangkat
  2. 02Lokasi ruangan
  3. 03Kelistrikan dan UPS
  4. 04Pendingin dan kelembapan
  5. 05Rak dan kabel terstruktur
  6. 06Keamanan fisik
  7. 07Proteksi kebakaran
  8. 08Pemantauan lingkungan
  9. 09Backup dan rencana pemulihan
  10. 10Jangan lupakan perawatan
  11. 11Kesimpulan

Ruang server sering dianggap sekadar ruangan ber-AC tempat menaruh beberapa perangkat. Padahal di ruangan inilah aplikasi, data, dan jaringan organisasi bergantung. Ruang server yang direncanakan seadanya biasanya baru ketahuan bermasalah ketika terjadi gangguan, dan saat itu biayanya jauh lebih besar

Artikel ini merangkum hal-hal yang perlu dipikirkan sebelum membangun atau memperbarui ruang server, baik untuk kantor maupun instansi

Mulai dari kebutuhan, bukan dari perangkat

Sebelum memilih perangkat, jawab dulu beberapa pertanyaan dasar:

  • Sistem apa saja yang akan berjalan di ruang server, dan seberapa penting masing-masing?
  • Berapa lama layanan boleh berhenti bila terjadi gangguan?
  • Bagaimana perkiraan pertumbuhan data dan pengguna beberapa tahun ke depan?
  • Apakah ada rencana menjalankan sistem atau AI secara on-premise?

Jawaban atas pertanyaan ini menentukan ukuran ruangan, kapasitas listrik, kebutuhan pendingin, dan tingkat cadangan yang diperlukan

Lokasi ruangan

Pilih ruangan yang aman dari risiko lingkungan:

  • Jauh dari pipa air, kamar mandi, dan atap yang rawan bocor
  • Tidak berada di area yang rawan banjir, termasuk basement di daerah langganan genangan
  • Lantai cukup kuat menahan beban rak dan perangkat
  • Tanpa jendela yang terkena sinar matahari langsung
  • Jalur masuk cukup lebar untuk mengangkut perangkat

Kelistrikan dan UPS

Listrik adalah titik rawan yang paling sering diremehkan. Beberapa hal yang perlu direncanakan:

  • Jalur listrik khusus yang terpisah dari beban kantor lain
  • UPS dengan kapasitas dan waktu cadangan yang sesuai, setidaknya cukup untuk mematikan perangkat dengan aman atau menunggu genset menyala
  • Genset bila layanan tidak boleh berhenti saat listrik padam lama
  • Sistem grounding yang baik untuk melindungi perangkat
  • Cadangan kapasitas untuk pertumbuhan perangkat di masa depan

Pendingin dan kelembapan

Perangkat server menghasilkan panas terus-menerus, siang dan malam. AC biasa dirancang untuk kenyamanan manusia dan tidak dimaksudkan bekerja tanpa henti. Pendingin presisi dirancang untuk beroperasi terus-menerus sekaligus menjaga kelembapan ruangan agar tetap stabil

Pedoman industri yang banyak dirujuk, yaitu dari ASHRAE, menyarankan suhu udara yang masuk ke perangkat berada di kisaran 18 sampai 27 derajat Celsius. Kelembapan juga perlu dijaga, karena udara yang terlalu lembap memicu korosi dan udara yang terlalu kering meningkatkan risiko listrik statis

Susunan rak juga berpengaruh. Pola lorong panas dan lorong dingin (hot aisle dan cold aisle) membantu udara dingin masuk ke perangkat dan udara panas terbuang dengan efisien

Rak dan kabel terstruktur

Kabel yang berantakan bukan sekadar soal estetika. Kabel yang kusut menghambat aliran udara, menyulitkan perbaikan, dan meningkatkan risiko salah cabut. Rencanakan hal berikut:

  • Rak dengan ruang cadangan untuk perangkat tambahan
  • Pemisahan jalur kabel daya dan kabel data
  • Label di setiap kabel dan port
  • Dokumentasi tata letak yang selalu diperbarui

Keamanan fisik

Tidak semua orang perlu masuk ke ruang server. Batasi akses dengan kunci elektronik atau kartu akses, catat siapa yang masuk dan kapan, lalu pasang kamera pengawas di area pintu dan lorong rak

Proteksi kebakaran

Ruang server membutuhkan deteksi asap dini agar kebakaran bisa diketahui sebelum membesar. Untuk pemadaman, ruang server umumnya memakai sistem pemadam berbasis gas yang aman bagi perangkat elektronik, bukan air yang justru bisa merusak perangkat. Pastikan juga ada prosedur evakuasi yang jelas bagi petugas

Pemantauan lingkungan

Pasang sensor suhu, kelembapan, kebocoran air, dan asap yang terhubung ke sistem notifikasi. Dengan begitu, petugas langsung tahu bila ada kondisi tidak normal, bahkan di luar jam kerja

Backup dan rencana pemulihan

Ruang server yang baik pun tetap bisa mengalami musibah. Pastikan data penting memiliki salinan di lokasi lain, misalnya dengan menerapkan aturan backup 3-2-1, dan siapkan rencana pemulihan bila ruang server utama tidak bisa dipakai

Jangan lupakan perawatan

Setelah ruang server berjalan, perawatan rutin menjaga semuanya tetap dalam kondisi baik. Pemeriksaan UPS, pendingin, sensor, serta pembersihan perangkat dan area raised floor sebaiknya dijadwalkan secara berkala. Pekerjaan ini termasuk dalam layanan pemeliharaan dan managed services

Kesimpulan

Ruang server yang andal lahir dari perencanaan yang menyeluruh: lokasi yang aman, listrik dan pendingin yang memadai, kabel yang tertata, proteksi kebakaran, serta pemantauan dan perawatan rutin. Bila Anda sedang merencanakan ruang server baru atau ingin memperbarui yang lama, tim data center dan infrastruktur IT kami siap membantu dari tahap asesmen