Logo Radhika

// wawasan

Apa itu cloud computing dan bedanya dengan server sendiri

Penjelasan cloud computing beserta contohnya, jenis layanan IaaS, PaaS, dan SaaS, serta perbandingan cloud dengan server sendiri (on-premise) untuk membantu organisasi memilih

Tim Radhika2 menit baca
Awan besar berwarna jingga di langit senja di atas gedung
Foto ilustrasi: Skitter Photo / StockSnap (CC0)
Daftar isi
  1. 01Apa itu cloud computing?
  2. 02Contoh cloud dalam keseharian
  3. 03Jenis layanan cloud
  4. 04Cloud atau server sendiri?
  5. 05Pertimbangan dalam memilih
  6. 06Cloud privat di server sendiri

Istilah cloud computing kini dipakai di mana-mana, dari penyimpanan foto di HP sampai sistem besar milik perusahaan dan instansi. Namun banyak orang masih bingung apa sebenarnya cloud, dan kapan organisasi sebaiknya memakai cloud atau server sendiri

Artikel ini menjelaskannya dengan bahasa sederhana

Apa itu cloud computing?

Cloud computing adalah pemakaian sumber daya komputasi, seperti server, penyimpanan, database, dan aplikasi, melalui internet dari penyedia layanan. Organisasi tidak perlu membeli dan merawat perangkat sendiri, cukup menyewa sesuai kebutuhan dan membayar sesuai pemakaian

Analoginya seperti listrik. Kita tidak membangun pembangkit sendiri, melainkan berlangganan dan membayar sesuai pemakaian

Contoh cloud dalam keseharian

  • Email dan aplikasi perkantoran yang dibuka lewat browser
  • Penyimpanan file daring yang bisa diakses dari HP maupun laptop
  • Aplikasi rapat daring
  • Situs dan aplikasi yang dijalankan di server sewaan milik penyedia cloud

Jenis layanan cloud

  • IaaS (Infrastructure as a Service): menyewa infrastruktur seperti server virtual dan penyimpanan. Organisasi masih mengelola sistem operasi dan aplikasinya
  • PaaS (Platform as a Service): menyewa platform siap pakai untuk menjalankan aplikasi, tanpa mengurus server di bawahnya
  • SaaS (Software as a Service): memakai aplikasi jadi yang dijalankan sepenuhnya oleh penyedia, cukup lewat browser atau aplikasi

Berdasarkan cara penyediaannya, cloud juga dibedakan menjadi cloud publik yang dipakai bersama banyak pelanggan, cloud privat yang khusus untuk satu organisasi, dan cloud hibrida yang menggabungkan keduanya

Cloud atau server sendiri?

Server sendiri, atau on-premise, berarti perangkat dan data berada di ruang server atau data center milik organisasi. Berikut perbandingannya:

Aspek Cloud publik Server sendiri (on-premise)
Biaya awal Kecil, langsung sewa Besar, membeli perangkat dan menyiapkan ruangan
Biaya jangka panjang Mengikuti pemakaian dan bisa naik seiring pertumbuhan Lebih stabil, ditambah biaya perawatan
Kecepatan memulai Sangat cepat Perlu waktu pengadaan dan instalasi
Kendali atas data Data berada di infrastruktur penyedia Data sepenuhnya di bawah kendali organisasi
Perawatan perangkat Ditangani penyedia Ditangani organisasi atau mitranya
Ketergantungan internet Tinggi Layanan internal tetap berjalan di jaringan sendiri

Pertimbangan dalam memilih

  • Sensitivitas data: data rahasia dan data pribadi dalam jumlah besar perlu perhatian khusus, termasuk kewajiban dalam UU Pelindungan Data Pribadi
  • Aturan sektor: instansi pemerintah perlu memperhatikan kebijakan infrastruktur SPBE
  • Pola pemakaian: beban yang naik turun cocok dengan cloud, sedangkan beban yang stabil sering lebih hemat di server sendiri
  • Kemampuan tim: server sendiri membutuhkan tim atau mitra yang merawatnya
  • Kualitas koneksi internet di lokasi organisasi

Dalam praktik, banyak organisasi memakai pendekatan hibrida: aplikasi umum di cloud, sedangkan data sensitif dan sistem inti di server sendiri

Cloud privat di server sendiri

Organisasi juga bisa menikmati kelebihan cloud, seperti kemudahan membuat server virtual dan memindahkan beban kerja, di atas perangkat miliknya sendiri. Pendekatan ini disebut cloud privat dan dibangun dengan teknologi virtualisasi

Pendekatan ini cocok untuk organisasi yang ingin data tetap di tangan sendiri, termasuk untuk menjalankan AI dengan data internal. Perencanaan ruang server, virtualisasi, dan cloud privat termasuk dalam layanan data center dan infrastruktur IT, sedangkan AI yang berjalan di server sendiri termasuk dalam layanan solusi AI kami